Panduan Memilih Freezer, Pilih Chest Freezer atau Upright Freezer?

Freezer atau lemari pembeku merupakan salah satu alat elektronik yang berguna untuk membekukan makanan atau minuman. Dibandingkan dengan kulkas atau showcase pendingin, freezer memiliki temperatur yang bisa diatur sangat rendah sehingga mampu membekukan secara lebih cepat.

Sebagian besar jenis kulkas memiliki ruang khusus untuk freezer, baik itu yang berada di dalam satu pintu atau dengan pintu yang berbeda. Selain itu ada pula freezer yang berdiri sendiri yang dikhususkan sebagai alat pembeku.

Berdasarkan bentuknya, ada dua tipe yang bisa kita pilih, yaitu chest freezer dengan pintu yang diangkat ke atas dan upright freezer yang modelnya seperti kulkas, dengan pintu yang dibuka dari depan.

Kedua tipe ini tentunya memiliki sejumlah perbedaan. Jika Anda bingung memilih freezer yang sesuai dengan kebutuhan Anda, cobalah untuk menyimak beberapa panduan berikut ini.

Harga – Sesuaikan dengan Anggaran

Dalam memilih freezer mana yang akan dibeli, Anda tentunya harus menyesuaikan dengan ‘kocek’ yang Anda miliki. Untuk itu pertimbangkanlah terlebih dahulu harga dari masing-masing tipe freezer tersebut.

Dengan ukuran dimensi dan kapasitas yang hampir sama, chest freezer memiliki harga yang lebih murah dibandingkan upright freezer. Tidak hanya itu, energi yang dibutuhkan oleh chest freezer pun lebih efisien sehingga Anda lebih bisa menghemat biaya listrik.

Bentuk yang Sesuai dengan Kebutuhan

Perbedaan paling mendasar dari kedua jenis freezer ini terlihat dari bentuk fisiknya. Chest freezer berbentuk lebar dengan pintu yang diangkat ke atas, sementara upright freezer berbentuk seperti kulkas biasa dengan beberapa kompartemen di dalamnya.

Ukuran

Ukuran chest freezer bervariasi tergantung tipe dan mereknya. Sebagai gambaran, ukuran freezer paling kecil adalah 57x49x88cm dengan volume 105 liter. Sedangkan ukuran paling besar bisa mencapai 222x82x88 cm dengan volume 1.200 liter.

Secara fisik, tampilan chest freezer yang melebar ke samping membuatnya terkesan lebih besar sehingga ruang penyimpanan yang dibutuhkan pun lebih luas.

Sementara itu, upright freezer memiliki bentuk dan ukuran yang lebih ramping. Tingginya berkisar antara 130cm hingga 185cm, dengan lebar sekitar 50cm hingga 60cm saja.

Posisi

Di balik kelebihannya dari sisi ruang penyimpanan yang lebih luas, chest freezer memiliki kelemahan dalam hal posisi. Letak freezer tipe ini lebih rendah sehingga Anda harus membungkuk untuk mengambil benda yang ada di dalamnya.

Hal ini berbeda dengan upright freezer yang bentuknya lebih praktis. Anda bisa dengan mudah mengisi atau mengambil isi upright freeze seperti halnya ketika mengambil sesuatu dari dalam kulkas. Meskipun sepele, hal ini perlu diperhatikan oleh orang-orang yang memiliki keterbatasan gerak.

Kerapian

Selain itu, jika Anda adalah tipe orang yang mengutamakan kerapian, upright freezer bisa menjadi pertimbangan pertama. Keberadaan rak-rak di freezer tipe ini membuat isinya lebih tertata dan mudah ditemukan.

Sebaliknya, model chest freezer yang tidak dilengkapi dengan rak mengharuskan kita menyediakan keranjang atau penyekat sendiri untuk membagi ruang di dalam freezer.

Kapasitas & Kebutuhan Anda

Jika Anda berencana menggunakan freezer untuk kebutuhan rumah tangga atau mungkin untuk menyimpan stok ASI Perah, memilih upright freezer bisa menjadi pilihan yang lebih efektif karena ruang penyimpanan yang dibutuhkan tidak terlalu besar.

Berbeda halnya jika Anda akan memanfaatkannya untuk kebutuhan wirausaha, misalnya untuk menyimpan bahan-bahan katering, menyimpan bahan makanan siap saji untuk keperluan rumah makan, atau untuk mengawetkan daging, ikan, atau produk hewani kuliner lainnya. Untuk kepentingan penyimpanan skala besar semacam ini, memilih chest freezer bisa menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.

Performance

Chest freezer dan upright freezer memiliki perfomance yang berbeda. Berikut adalah dua hal yang perlu Anda perhatikan saat memilih salah satu dari freezer tersebut.

Saat Power Dimatikan

Dari sisi perfomance, chest freezer diakui masih berada di atas upright freezer. Hal ini terbukti ketika power dimatikan, temperatur dalam chest freezer bisa bertahan jauh lebih lama daripada upright freezer.

Syaratnya, pintu freezer tidak dibuka sembarangan. Dengan kelebihan semacam ini, chest freezer sangat cocok digunakan di daerah yang sering mengalami pemadaman listrik.

Daya Listrik yang Digunakan

Karena posisi pintu freezer yang harus diangkat, temperatur di dalam chest freezer cenderung lebih stabil. Ini membuat konsumsi listrik pada tipe ini lebih sedikit. Tentu saja hal ini juga perlu menjadi bahan pertimbangan Anda dalam memilih freezer. Semakin sedikit konsumsi daya listrik, Anda pun bisa semakin berhemat dalam hal pengeluaran.

Perhatikan Fitur-fitur yang Tersedia

Agar bisa memutuskan untuk memilih tipe freezer yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan, pastikan Anda mengetahui keberadaan fitur-fitur ini terlebih dahulu.

Auto Defrost

Apakah Anda memperhatikan lapisan es yang mengeras di freezer? Lapisan bunga es ini perlu dibuang atau disingkirkan untuk memaksimalkan kerja pembekuannya.

Untuk membersihkannya, ada dua cara yang dapat dilakukan, yaitu secara auto defrost atau manual defrost. Kebanyakan chest freezer memiliki fitur manual defrost, sedangkan upright freezer memiliki fitur auto defrost. Namun, ada pula tipe freezer yang memiliki keduanya.

Kelemahan menggunakan auto defrost adalah penggunaan daya listrik yang lebih besar. Selain itu, kualitas makanan yang tersimpan pun lebih cepat menurun.

Untuk pilihan manual defrost, kita hanya perlu membiarkan es mencair setelah memindahkan makanan ke freezer lain atau cooler box. Cara seperti ini memang agak merepotkan. Selain itu, waktu yang dibutuhkan juga lebih lama.

Flash Freeze

Ini adalah kemampuan yang dimiliki oleh upright freezer untuk menurunkan temperatur secara cepat segera setelah freezer diisi dengan makanan. Fitur ini tidak bisa ditemukan pada lemari pembeku tipe chest freeze.

Child Lock Device

Fitur lainnya adalah childlock device yang bermanfaat untuk menghindarkan anak-anak dari bahaya yang tidak diinginkan saat berada di dekat freezer.

Fitur ini akan membuat pintu freezer terkunci dengan aman karena kunci akan langsung terlepas dari pintu freezer sesaat setelah dikunci. Metode ini mengurangi kemungkinan kunci freezer bisa tertinggal pada pintu.

Membeli Freezer Baru Atau Cukup Freezer Bekas?

Ada dua pilihan saat membeli barang elektronik, yaitu membelinya dalam kondisi baru atau bekas.

Membeli barang baru tentunya menjanjikan kualitas dan perlindungan garansi yang lebih baik. Namun demikian dana yang harus disediakan pun tentunya lebih besar. Jika anggaran yang Anda miliki terbatas, tidak ada salahnya untuk memilih frezzer bekas.

Agar bisa mendapatkan harga lebih murah,  sebaiknya Anda membeli freezer bekas dari seseorang yang sudah tidak lagi membutuhkannya atau dari seseorang yang ingin menjualnya karena terdesak.

Namun demikian pastikan untuk mengecek dulu kualitas  barang tersebut. Anda bisa meminta bantuan seseorang yang memahami hal tersebut agar terhindar dari kerugian di masa mendatang.

Demikian tadi beberapa panduan dalam memilih atau membeli freezer, khususnya untuk tipe chest freezer dan upright freezer. Semoga bermanfaat.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2017 PilihMana.ID - Review & Harga Produk Terbaru

Log in with your credentials

Forgot your details?