Panduan Memilih Kompor Portable

Berbeda dengan jenis kompor lain seperti kompor gas atau kompor induksi, kompor portable lebih banyak digunakan untuk aktivitas luar ruangan. Biasanya para penjelajah yang suka kamping di gunung, hutan, dan pantai memiliki kompor portable. Benda ini sangat berguna untuk memasak di mana pun Anda berada. Fungsinya yang nyaris sama dengan kompor kebanyakan membuat Anda bisa menikmati makanan hangat tanpa harus membuat api terlebih dahulu.

Saat akan memilih kompor portable, beberapa pertimbangan harus Anda lakukan. Pertama masalah bahan bakar yang digunakan. Selanjutnya Anda juga harus mempertimbangkan masalah ukuran dan juga tingkat keawetan bahan penyusunnya. Untuk info lebih lanjut tentang cara memilih kompor portable, perhatikan uraiannya di bawah ini.

Jenis Kompor Portable

Kompor Canister

Kompor jenis canister adalah jenis yang paling banyak digunakan oleh para penjelajah. Kompor jenis ini hanya terdiri dari tatakan yang digunakan sebagai tungku. Tatakan ini memiliki tiga sisi untuk menahan alat masak di atasnya Tatakan ini bisa langsung dipasang pada tabung berisi gas yang digunakan sebagai bahan bakar. Biasanya bahan bakar yang digunakan adalah jenis isobutane dan propane.

Kompor jenis canister memiliki ukuran yang sangat kecil dan ringan. Anda bisa memasukkannya di dalam tas tanpa memenuhi ruangan. Beberapa kompor canister memiliki pengatur tekanan gas atau regulator dan memiliki mekanisme pendingin otomatis. Kekurangan dari kompor jenis ini adalah tidak mampu memasak dalam jumlah besar. Tatakan bisa goyah jika digunakan untuk menahan alat masak yang besar. Selain masalah tatakan, angin juga kerap mematikan api yang menyala pada kompor karena tidak memiliki mekanisme pelindung.

Kompor Gas Mini

Jika dilihat secara sekilas, kompor gas mini mirip sekali dengan kompor yang banyak digunakan di rumahan. Yang membedakan kompor gas mini ini dengan yang standar adalah bentuknya. Biasanya kompor gas ini memiliki ukuran yang kecil, ringan, dan hanya terdiri dari satu tungku saja. Untuk bahan bakar biasanya dikemas dalam bentuk tabung kecil yang bisa dimasukkan ke dalam kompor gas.

Kompor ini sangat mudah digunakan di berbagai tempat. Api yang dihasilkan juga lebih stabil dibandingkan jenis canister. Kekurangan dari kompor gas ini terletak pada gas yang gampang habis. Meski beberapa jenis ringan, kompor gas ini cukup besar memakan tempat di dalam tas. Kompor gas ini memerlukan perawatan cukup rutin agar tidak rusak dan bisa digunakan kapan saja.

Kompor Tidak Berbahan Bakar Gas atau Minyak

Kompor portable tidak semuanya menggunakan bahan bakar gas atau minyak. Beberapa jenis kompor jenis ini ada yang menggunakan bahan yang ada di alam. Ada kompor yang menggunakan bahan bakar dari daun atau ranting tanaman. Kompor ini bisa digunakan kapan saja tanpa harus kebingungan dengan bahan bakar. Kekurangan dari kompor ini adalah saat musim hujan tidak bisa digunakan.

Ada juga kompor jenis ini yang menggunakan bahan bakar padat entah itu berupa olahan minyak bumi atau batu bara. Kompor jenis ini sangat murah dan mampu menghasilkan api yang cukup besar. Kekurangan dari kompor portable jenis ini adalah bau dari bahan bakarnya yang cukup menyengat.

Pertimbangan Teknis

Tatakan atau Penyangga Kompor Portable

Komponen kompor portable yang harus diperhatikan adalah bagian tatakan atau penyangga. Sebelum membeli kompor ini, pastikan terlebih dahulu kekuatannya. Kalau Anda berminat untuk membeli jenis canister, usahakan memilih penyangga yang cukup kuat dan mampu menahan alat masak dengan seimbang. Jangan memilih kompor portable dengan tatakan yang mudah goyah saat dipakai.

Massa

Karena kompor portable digunakan untuk keperluan luar ruangan, massa dari kompor sangat diperhatikan. Semakin ringan dari kompor maka sangat direkomendasikan untuk dibawa. Biasanya para pendaki membawa kompor portbale jenis canister yang sangat ringan dan mudah untuk dipakai. Jangan memilih kompor portable yang berat sehingga membebani Anda saat membawanya ke mana saja.

Ukuran

Ukuran sangat berpengaruh pada ruangan penyimpanan di dalam tas. Jika kompor portable terlalu besar, ruangan di dalam tas semakin kecil. Meski massanya cukup ringan, ukuran yang besar sangat mengganggu dalam hal penataan barang di dalam tas. Usahakan memilih kompor dengan ukuran tidak terlalu besar dan kecil.

Efisiensi Pembakaran

Pilih kompor yang memiliki efisiensi pada pembakarannya. Dengan bahan bakar yang sama, pilihlah kompor yang mampu digunakan dalam waktu yang cukup lama. Di alam terbuka, bahan bakar sangatlah berharga. Jadi jangan memilih kompor yang boros namun tidak menghasilkan apa-apa. Lebih baik memilih yang agak berat namun mampu bekerja secara maksimal.

Cepat dan Lambat Waktu Didih Air

Fungsi utama dari kompor portable adalah mampu mendidihkan air dengan cepat. Dengan air ini Anda bisa membuat minuman hangat hingga membuat mi instan. Setiap kompor portable memiliki spesifikasi sendiri-sendiri dalam mendidihkan air. Ada yang melakukannya dengan cepat dan ada yang lambat. Kompor portable jenis canister sangat cepat mendidihkan air sehingga bisa dijadikan pilihan selain jenis kompor gas mini.

Piezo-igniter

Piezo-igniter adalah sebuah tombol yang bisa digunakan untuk menghasilkan kilatan api. Komponen ini sangat berguna jika Anda tidak membawa korek. Dengan komponen ini Anda hanya perlu menekan tombol dan percikan api segera membakar gas yang telah keluar.

Penyeimbang  Kompor

Penyeimbang kompor biasanya dijual menjadi satu atau terpisah. Fungsi dari penyeimbang ini adalah membuat kompor tidak gampang goyah. Di alam terbuka, permukaan tanahnya tidak selalu rata. Dengan alat ini, kompor bisa terus berdiri sehingga proses memasak bisa berjalan dengan lancar.

Demikianlah panduan memilih kompor portable yang bisa Anda praktikkan. Semoga bisa mendapatkan kompor portabale yang sesuai dengan keinginan.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2017 PilihMana.ID - Review & Harga Produk Terbaru

Log in with your credentials

Forgot your details?