Memilih Kompor yang Tepat, Apa Tipsnya?

Memilih kompor yang sesuai dengan rumah Anda bukanlah pekerjaan yang gampang. Anda tidak bisa langsung beli kompor begitu saja tanpa mempertimbangkan beberapa aspek. Seperti misalnya masalah keamanan dan juga kepraktisan dari kompor saat digunakan. Hal-hal semacam ini harus dipikirkan dengan matang karena kompor adalah peralatan dapur yang akan digunakan setiap hari. Berikut cara memilih kompor yang bisa Anda ikuti agar tidak salah beli.

Jenis-Jenis Kompor

Kompor Minyak

Kompor minyak adalah jenis kompor kuno yang zaman sekarang masih digunakan di beberapa tempat. Kelebihan kompor ini dari jenis yang lain adalah kokoh dan tahan banting. Masyarakat yang takut dengan kompor gas biasanya menggunakan kompor minyak meski sudah ketinggalan zaman.

Kekurangan dari kompor jenis ini adalah mahalnya bahan bakar yang digunakan. Minyak tanah sudah mulai susah untuk didapatkan. Selain itu harga dari minyak tanah juga sangat mahal jika dibandingkan dengan gas.

Kompor Gas

Sejak program konversi dari kompor minyak ke kompor gas beberapa tahun silam, kompor gas mulai banyak digunakan masyarakat Indonesia. Penduduk yang awalnya menggunakan kompor minyak mulai beralih menggunakan gas yang bahan bakarnya mudah didapatkan. Selain mudah didapatkan, kompor gas juga terbukti lebih hemat jika dibandingkan kompor minyak yang bahan bakarnya cepat habis.

Masalah pada kompor gas biasanya terletak pada masalah keamanan. Tidak semua orang bisa memasang tabung gas yang digunakan untuk bahan bakar. Selain itu apabila terjadi kebocoran gas bisa menyebabkan kebakaran dan juga ledakan. Hal-hal semacam ini selalu jadi momok bagi banyak orang, meski banyak produsen kompor sudah membuat mekanisme keamanan terkait pemasangan tabung gas.

Kompor Listrik

Kompor listrik adalah alternatif yang tepat bagi mereka yang tidak mau berurusan dengan bahan bakar. Asalkan ada listrik di rumah, kompor ini bisa digunakan dengan baik tanpa meninggalkan sisa jelaga seperti kompor kebanyakan.

Kekurangan dari kompor listrik jika dibandingkan dengan kompor jenis lain adalah daya yang digunakan. Sebuah kompor listrik biasanya meminta daya hingga 600 watt. Daya yang banyak ini akan meningkatkan tagihan listrik yang Anda miliki. Semakin sering Anda menggunakan kompor listrik, tagihan akan terus membengkak. Selain masalah tagihan, kompor listrik juga tidak bisa digunakan jika ada pemadaman listrik.

Kompor Induksi

Kompor induksi adalah pengembangan dari kompor listrik yang banyak digunakan di luaran sana. Yang membedakan antara kompor listrik dan kompor induksi adalah elemen pemanas yang digunakan. Kompor listrik menggunakan sejenis elemen yang akan dipanaskan saat digunakan. Panas inilah yang akan ditransfer ke panci sehingga bahan yang ada di dalamnya bisa dimasak.

Kompor induksi tidak demikian, elemen yang digunakan berupa magnet. Panas yang ditimbulkan terjadi jika ada reaksi antara panci stailess stell dengan permukaan magnet. Saat panci melekat pada magnet, panas akan tercipta dan bahan makanan bisa dimasak dengan baik.

Kelebihan dari kompor induksi jika dibandingkan dengan kompor jenis lain adalah lebih aman saat digunakan. Kompor ini tidak akan menghasilkan api dan juga sisa pembakaran. Selain masalah keamanan, kompor ini juga memberikan suhu yang tinggi sehingga makanan lebih cepat matang.

Kompor Portable

Kompor portable mudah sekali dipindah ke mana saja sesuai dengan kebutuhan. Kompor jenis ini tidak begitu cocok saat digunakan di dapur. Gas berupa tabung kecil akan cukup boros digunakan untuk keperluan masak sehari-hari. Kompor jenis ini sangat cocok digunakan ketika Anda melakukan perjalanan jauh atau kamping. Bentuknya yang kecil akan memudahkan Anda saat membawanya ke mana saja.

Pertimbangan Teknis Memilih Kompor

Tungku Kompor

Hal pertama yang bisa Anda pertimbangkan ketika akan membeli kompor adalah tungku yang dimiliki benda ini. Standarnya sebuah kompor memiliki dua tungku yang letaknya berjajar. Tungku pertama biasanya berukuran lebih besar dan yang lain lebih kecil. Fungsi dari dua tungku ini adalah memudahkan pengguna saat memasak. Anda bisa memasak secara bersamaan di atas kompor tanpa menunggu tunggu lain selesai digunakan.

Bahan Bakar

Bahan bakar adalah hal teknis yang harus Anda pertimbangkan sebelum membeli kompor untuk rumah Anda. Jangan membeli kompor yang bahan bakarnya susah didapatkan. Misal minyak tanah yang susah didapatkan untuk kompor minyak. Kalau di daerah Anda susah mendapatkan tabung gas, maka pakailah jenis kompor listrik atau induksi. Intinya jangan memilih kompor yang nantinya tidak akan bisa digunakan dengan baik.

Keamanan Kompor

Kompor memiliki tingkat keamanan yang berbeda-beda. Kompor gas bisa jadi aman namun jika pemasangan tabung gas tidak dilakukan dengan baik, risiko kebakaran bisa saja terjadi. Kompor minyak juga sama, jika kompor terlalu panas dan sering digunakan, masalah kebakaran bisa menghantui penggunaannya. Untuk mengatasi risiko tersebut, beberapa orang sudah mulai beralih menggunakan kompor listrik dan induksi meski cukup boros listrik.

Harga

Harga beli dari kompor juga harus Anda perhatikan dengan baik. Jika Anda tidak masalah dengan harga cukup mahal, maka kompor listrik atau induksi bisa menjadi pilihan. Anda tidak perlu memaksakan diri harus membeli kompor yang terlalu mahal. Yang terpenting dari semuanya adalah fungsi dari kompor. Walaupun harganya tidak mahal namun fungsinya banyak justru lebih berguna untuk Anda.

Merek dan Keawetan Kompor

Kompor yang beredar di pasaran biasanya memiliki beberapa merek yang jadi unggulan banyak orang. Anda bisa mempertimbangkan merek ini untuk mendapatkan barang berkualitas dan juga awet. Percuma membeli barang yang gampang rusak padahal Anda baru menggunakannya selama beberapa minggu atau bulan saja. Telitilah melihat merek agar kompor yang dibeli bisa awet hingga bertahun-tahun.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2017 PilihMana.ID - Review & Harga Produk Terbaru

Log in with your credentials

Forgot your details?